Perencanaan Optimalisasi Olahan Pertanian Jagung di Kampung Samin Bojonegoro untuk Pendukung Ekonomi Kreatif Pariwisata
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5631Abstract
Pembangunan kepariwisataan dilakukan berdasarkan asas manfaat, kekeluargaan, adil dan merata, keseimbangan, kemandirian, kelestarian, partisipatif, berkelanjutan, demokratis, kesetaraan dan kesatuan yang diwujudkan melalui pelaksanaan rencana pembangunan kepariwisataan dengan memperhatikan keanekaragaman, keunikan, dan kekhasan budaya dan alam, serta kebutuhan manusia untuk berwisata. Perkembangan agrowisata di Kampung Samin Bojonegoro masih tergolong cukup minim akan pengoptimalisasian dari hasil olahan yang sudah dipanen para petani. Hal ini dilakukan dengan cara ikut terjun langsung ke masyarakat petani jagung di Kampung Samin dan turut ikut memberikan kontribusi berupa memberikan saran dan edukasi agar nantinya para petani tersebut dapat menciptakan produk olahannya sendiri dan bermanfaat bagi wisatawan dan perkembangan ekonomi sekitar. Di Kampung Samin, pertanian jagung hibrida menjadi salah satu komoditas unggulan yang memberikan kontribusi besar terhadap kesejahteraan masyarakat. Jagung adalah tanaman yang tumbuh subur di tanah-tanah subur di sekitar kampung ini, dan petani lokal telah mengembangkan metode-metode bertani yang efektif untuk memastikan hasil panen yang melimpah. Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi dengan beberapa petani jagung di Kampung Samin, komoditas pertanian jagung hibrida dapat berkembang menjadi daya tarik wisata yang menarik bagi para wisatawan. Agrowisata menjadi salah satu jenis pariwisata yang dapat dikembangkan di Kampung Samin, tidak hanya dari unsur pertaniannya saja, tetapi dari sisi ekonomi kreatif juga akan berjalan dan diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.