Agrowisata Warga Kampung Adat Segunung terhadap Dampak Sosial dan Ekonomi

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5635

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah meningkatkan dukungan dan dorongan terhadap agrowisata sebagai sektor yang memiliki aset besar untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berharga bagi pengelola agrowisata, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat dalam mengoptimalkan manfaat agrowisata secara berkelanjutan. Dengan memahami dampak sosial dan ekonomi dari pengembangan agrowisata di Kampung Adat Segunung, kita dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan keberlanjutan dan memperkuat manfaat positif yang dihasilkan. Kampung Adat Segunung dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki potensi agrowisata yang menonjol serta telah menerapkan berbagai ide kreatif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat lokal dan memperkuat ekonomi lokal. Kampung ini menawarkan berbagai kegiatan wisata yang melibatkan pengunjung dalam proses pertanian tradisional, seperti menanam dan memanen tanaman, mengikuti kegiatan budaya, serta berinteraksi langsung dengan penduduk sekitar. Selain itu, Kampung Adat Segunung juga telah melakukan upaya pelestarian lingkungan dengan menjaga kelestarian alam sekitar dan menerapkan praktik pertanian organik. Namun, belum ada studi yang secara komprehensif menganalisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari pengembangan agrowisata di Kampung Adat Segunung. Oleh karena itu, penelitian ini dianggap penting untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang keberhasilan, tantangan, dan peluang pengembangan agrowisata di kampung adat ini.

Published

2024-08-02

How to Cite

Agrowisata Warga Kampung Adat Segunung terhadap Dampak Sosial dan Ekonomi. (2024). JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 7917-7925. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5635