Harga Diri, Penerimaan Diri dan Resiliensi pada Remaja Yang Berasal dari Orang Tua Bercerai
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5663Abstract
Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai harga diri pada remaja yang berasal dari orang tua bercerai. Populasi penelitian adalah remaja yang berasal dari orang tua bercerai baik perempuan maupun laki-laki dengan usia 11 sampai dengan 21 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik snowball sampling dan diperoleh jumlah sampel sebanyak 50 orang responden. Data diambil menggunakan kuesioner yang disebar secara online melalui google docs. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain: harga diri pada remaja paling banyak di pengaruhi dari bagaimana kondisi kedekatan dan hubungan baik mereka dengan kedua orangtuanya paska perceraian yang terjadi. Orangtua yang memilih untuk bercerai tetap dapat memberi pendidikan dan perhatian yang sama guna menjaga harga diri remaja yang menjadi korban percerian orang tua agar tetap tinggi.