Analisis Wacana Kritis Terorisme dalam Film Sayap-Sayap Patah

Authors

  • Nabil Budiman Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia
  • Ahmad Zamzamy Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5671

Abstract

Sayap-Sayap Patah adalah film 2022 yang disutradarai Rudi Soedjarwo dengan rumah produksi Maxima Pictures dan Denny Siregar Productions. Film itu mengadopsi kerusuhan Mako Brimob dan Pengeboman Surabaya 2018 yang dilakukan sekelompok teroris. Penelitian ini mengkaji bagaimana wacana terorisme dibawakan dalam Sayap-Sayap Patah. Melalui analisis wacana kritis Norman Fairclough, hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan. Pertama, Sayap-Sayap Patah mewacanakan terorisme berkaitan dengan budaya Arab dan Islam. Kedua, Sayap-Sayap Patah menyederhanakan isu terorisme. Ketiga, Sayap-Sayap Patah menggunakan terorisme sebagai plot device untuk mendongkrak citra kepolisian. Terakhir, pesan yang disampaikan Sayap-Sayap Patah sarat akan Islamophobia. Keempat temuan tersebut dapat diatribusikan lewat keterlibatan lembaga kepolisian, produser yang memiliki kontroversi tersendiri, serta keterikatan sutradara dengan lembaga polisi.

Published

2024-08-03

How to Cite

Budiman, N. ., & Zamzamy, A. . (2024). Analisis Wacana Kritis Terorisme dalam Film Sayap-Sayap Patah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(8), 8253-8263. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5671