Tergerusnya Bissu Sebagai Tokoh Spiritual dalam Masyarakat Bone
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v7i8.5705Abstract
Bissu adalah tokoh spiritual yang memiliki peran penting dalam masyarakat Bugis di Bone, Sulawesi Selatan. Mereka tidak hanya bertindak sebagai pemimpin ritual tetapi juga sebagai penjaga tradisi dan budaya. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, peran bissu mulai mengalami penurunan yang signifikan. Artikel ini mengkaji faktor-faktor yang menyebabkan tergerusnya peran bissu dalam masyarakat Bone serta dampak dari perubahan ini terhadap kehidupan spiritual dan sosial masyarakat setempat. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan sejarah, kebudayaan, fenomenologi, dan sosiologis. Sumber data utama berasal dari komunitas Bissu di Kabupaten Bone dan tenaga ahli kebudayaan PEMDA Bone, serta literatur dan dokumen terkait. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi, dan dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Bissu sebagai tokoh spiritual terancam punah akibat tragedi pembantaian DI/TII pada 1950-an, Operasi Mappatoba, pengaruh Islam, serta kemajuan teknologi dan perkembangan ilmu pengetahuan yang mengurangi praktik-praktik tradisional Bissu.