Pemberdayaan Masyarakat melalui Kampung Wisata Rotan Galmantro di Kabupaten Cirebon
DOI:
https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6277Abstract
Artikel ini menderskripsikan mengenai pemberdayaan masyarakat melalui program Kampung Wisata Rotan Galmantro di Kabupaten Cirebon. Kampung wisata ini dibentuk agar masyarakat kembali berdaya setelah mengalami keterpurukan dalam industri rotan setelah jatuhnya harga kerajinan di pasaran internasional. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis kerajinan rotan yang menjadi kearifan lokal masyarakat desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Fokus penelitian mencakup tiga proses pemberdayaan masyarakat yang meliputi enabling, empowering, dan protecting. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap tahap dalam proses pemberdayaan masyarakat telah memberikan implikasi positif seperti, perubahan pola pikir yang semakin menghargai budaya, meningkatkan rasa percaya diri, dan meningkatkan kesejahteraan. Meski demikian, setelah wabah Covid-19 berakhir kampung wisata ini tidak bisa bangkit seperti semula dikarenakan kurangnya promosi dan inovasi wisata akibat minimnya sumber daya yang mengelola, menurunnya partisipasi masyarat karena konflik internal, dan masalah regenerasi kepengurusan sehingga menjadi hambatan dalam pengembangan kampung wisata ini. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang tepat perlu dilakukan agar kampung wisata dapat kembali berjalan.